๐ฆฅ Hadits Qudsi Yang Menggetarkan Jiwa
Padahari Kiamat nanti manusia keluar dari kuburnya. Tidak sedikit pun perbuatan mereka yang tersembunyi di sisi Allah, semuanya diketahui-Nya. Kemudian mereka menerima balasan sesuai dengan amal mereka, kalau baik, dibalas dengan baik dan kalau jahat, dibalas dengan azab dan siksa. Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Mu'min Ayat 15-17.
DakwahIslam menggetarkan umat manusia untuk memeluk Islam. (lihat Faidhul Qodir, jilid I, h 542) matan hadits itu masyhur, sedang sanadnya lemah. Lafadz "al-ilma" dalam hadits tersebut bersifat 'aam, mencakup jenis ilmu pengetahuan, baik itu terkait dengan keimanan, hukum, maupun ilmu-ilmu yang berkaitan dengan teknologi, industri
*Hadits Qudsi yang menyentuh hati* Untukmu yang tertatih-tatih mengejar dunia. Terseok-seok langkahmu berlari di bumi Allah ini. *Simaklah sabda petuah Rasulullah Saw ini* Jika engkau ridha terhadap pembagian-Ku, maka akan Aku tenangkan jiwa dan ragamu, dan engkau menjadi orang terpandang di sisi-Ku Dan jika engkau tidak ridha
KumpulanKitab Hadits Qudsi; Kumpulan Kitab 40 Hadits; Kumpulan Kitab 40 Hadits Sufistik Kemudian ia terdorong untuk menyampaikan apa yang dirasakannya itu ke dalam jiwa orang lain dengan penuh semangat, antusias, kesungguhan, dan keseriusan! (al-Jinn: 1). Kesan pertama yang mereka peroleh adalah bahwa al-Qur'ฤn itu "menakjubkan
๏ปฟDiantara hikmah bulan Ramadhan adalah ada pengabulan doa bagi orang yang berdoa; ada penerimaan tobat orang yang bertobat, dan ada pengampunan bagi orang yang mohon ampunan. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits Qudsi yang panjang, yang diriwayatkan dari Ibn 'Abbas radhiyallau 'anhuma, di dalam bagian hadits ini disebutkan:
KhutbahJumat yang Menggetarkan Jiwa dan Bikin Menangis Orang September 10th, 2020 - Khutbah jumat pendek pilihan terbaru lengkap dengan doa Khutbah jumat renungan hidup paling bagus yang menggetarkan jiwa mengharukan dan bikin nangis Kutipan khutbah yang sempat viral di sosial media Facebook dan Whatsapp ini ditulis oleh
Menurutsalah satu penelitian, bukan saja lebih banyak porsi dalam 99 nama Allah (al-asmรข' al-husnรข) bagi nama-nama yang termasuk dalam aspek jamรขliyyah yang kesemuanya beporos pada cinta, seperti Maha Pengasih (Al-Rahmรขn), Maha Penyayang (Al-Rahรฎm)โdua sifat yang menyusun kalimat utama dalam peribadatan Islam, yakni bismil-Lahir-Rahmanir-RahimโMaha Pencinta (Al-Wadรปd), Maha Pemaaf
Kekuatanyang mampu menggetarkan jiwa para peserta didiknya, kekuatan yang senantiasa muncul di saat diperlukan, kekuatan yang selalu memberikan pengaruh perubahan terhadap orang yang menyaksikan, mendengar, dan membaca kisahnya. dan orang yang memohon kepada Allah akan dibantu seperti yang difirmankan Allah dalam hadits qudsi:
Pelajaranyang terdapat dalam hadits / ุงูููุงุฆุฏ ู
ู ุงูุญุฏูุซ : 1. Allah ta'ala mengetahui tentang keadaan makhluknya sebelum mereka diciptakan dan apa yang akan mereka alami, termasuk masalah kebahagiaan dan kecelakaan. Lalu, apa tanda beradab di hadapan Allah? Sebuah hadis Qudsi, meriwayatkan bahwa Allah berfirman, Hamba-Ku
Dalamlanjutan hadis qudsi di atas, Allah SWT berfirman: "Tidaklah hamba-Ku bertaqarrub kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku sukai paripada apa yang telah Aku wajibkan kepadanya. Hamba-Ku terus-menerus bertaqarrub kepada-Ku dengan amalan-amalan nafilah hingga Aku mencintainya. Senantiasa kita dengar musik anggun yang menggetarkan jiwa
Hadis "Barang siapa yang meninggal sedangkan ia tidak pernah berjihad dan tidak pernah meniatkannya di dalam hati maka ia mati di atas salah satu cabang kemunafikan". Seringkali gejolak jiwa terjadi pada seorang muslim ketika ia hendak melakukan perbuatan dosa, maksiat atau pun sesuatu yang diharamkan agama untuk pertama kalinya.
Iaberbicara kepada dunia tentang Islam tidak dengan suara memelas. Ia tidak mengemis minta belas kasihan. Ia tidak merendahkan suaranya karena takut pembalasan. Ia membentak musuh-musuh umat dengan suara lantang. Dunia pun mendengar suara Islam yang menggetarkan, menggerakkan, membangkitkan, dan menghidupkan.
Lo3M. Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah berfirman "Hai hamba-Ku! Sesungguhnya Aku haramkan perilaku zalim atas diri-Ku dan Aku jadikan di antaramu haram maka janganlah kamu saling menzalimi. Hai hamba-Ku! Kamu semua sesat kecuali orang yang telah Kami beri petunjuk maka hendaklah minta petunjuk kepada-Ku, pasti Aku beri petunjuk. Hai hamba-Ku! Kamu semuanya lapar kecuali yang telah Aku beri makan, hendaklah kamu minta makan kepada-Ku, pasti Aku memberi makan padamu. Hai hamba-Ku! Kamu semua telanjang kecuali yang telah Aku beri pakaian, hendaklah kamu minta pakaian kepada-Ku, pasti Aku memberi pakaian padamu. Hai hamba-Ku! Sungguh kalian lakukan kesalahan siang dan malam dan Aku mengampuni dosa-dosa itu semua maka mintalah ampun kepada-Ku, pasti Aku akan mengampuni kalian. Hai hamba-Ku! Sungguh kalian tidak dapat membinasakan Aku dan kalian tidak dapat memberi manfaat kepada-Ku. Hai hamba-Ku! Jika orang terdahulu dan orang yang terakhir daripadamu, manusia dan jin semuanya, mereka itu berhati takwa seperti paling takwa diantaramu, hal itu tidak akan menambah kerajaan-Ku sedikit juga. Hai hamba-Ku! Jika yang pertama dan terakhir daripadamu, manusia dan jin seluruhnya, mereka berhati jahat seperti paling jahat diantaramu, itu tidak akan mengurangi kerajaan-Ku sedikitpun. Hai hamba-Ku! Jika orang terdahulu dan terakhir diantaramu, manusia dan jin semuanya, mereka berada di bumi yang satu, mereka meminta kepada-Ku maka Aku berikan setiap orang permintaannya, hal itu tidaklah mengurangi apa yang ada pada-Ku, melainkan seperti sebatang jarum dimasukkan ke laut. Hai hamba-Ku! Sungguh itu semua amal perbuatanmu. Aku catat semuanya bagimu sekalian kemudian Kami membalasnya. Maka barangsiapa mendapat kebaikan hendaklah bersyukur kepada Allah dan barangsiapa mendapat selain itu maka janganlah ia menyalahkan kecuali dirinya sendiri." Hadits Riwayat Muslim no. 117
A. Pengertian hadits qudsi. Hadits qudsi tersusun dari dua kata yaitu hadits dan qudsi. Maka, baiknya kita memahami setiap kata agar kita lebih memahami maknanya. Pengertian hadits menurut ulama hadits adalah ู
ุง ุฃุถูู ุฅูู ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
ู
ู ูููุ ุฃู ูุนูุ ุฃู ุชูุฑูุฑุ ุฃู ุตูุฉ โSegala sesuatu yang disandarkan kepada nabi Muhammad ๏ทบ baik berupa perkataan, perbuatan, persetujuan dan sifat beliau ๏ทบ. taisir mushtholah hadits hal. 17. Sedangkan kata qudsi ูุฏุณ berarti suci. Maka, jika kita gabungkan hadits qudsi berarti, hadits yang suci. Sehingga penamaan tersebut menunjukkan keagungan dan kesucian hadits tersebut karena dinisbatkan kepada Dzat yang maha suci, yakni Allah ๏ทป. Sedangkan menurut para ulama hadits, hadits qudsi adalah ูู ู
ุง ููู ุนู ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
ุ ู
ุน ุฅุณูุงุฏู ุฅูุงู ุฅูู ุฑุจู ุนุฒ ูุฌู โKabar yang dinukilkan dari nabi ๏ทบ, dan beliau ๏ทบ menyandarkan kabar tersebut kepada Allah ๏ทปโ. taisir mushtholah hadits hal. 158. B. Contoh hadits qudsi. Hadits qudsi telah dikumpulkan dan ditulis oleh para ulama dalam kitab โ kitab hadits. Disini kami akan membawakan beberapa contoh dari hadits qudsi. 1. Hadits Abu Dzar radhiyallahu anhu. ุนููู ุฃูุจูููู ุฐูุฑูู ุงููุบูููุงุฑูููู ุฑูุถููู ุงูููู ุนููููู ุ ุนููู ุงููููุจูููู ุตูููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ููููู
ููุง ููุฑููููููู ุนููู ุฑูุจูููู ุนูุฒูู ููุฌูููู ุฃูููููู ููุงูู ููุง ุนูุจูุงุฏููู ! ุฅููููููู ุญูุฑููู
ูุชู ุงูุธููููู
ู ุนููููู ููููุณููู ุ ููุฌูุนูููุชููู ุจููููููููู
ู ู
ูุญูุฑููู
ูุง ุ ูููุงู ุชูุธูุงูููู
ูููุง. ููุง ุนูุจูุงุฏููู ! ูููููููู
ู ุถูุงููู ุฅููุงูู ู
ููู ููุฏูููุชููู ุ ููุงุณูุชูููุฏูููููููู ุฃูููุฏูููู
ู. ููุง ุนูุจูุงุฏููู ! ูููููููู
ู ุฌูุงุฆูุนู ุฅููุงูู ู
ููู ุฃูุทูุนูู
ูุชููู ุ ููุงุณูุชูุทูุนูู
ูููููููู ุฃูุทูุนูู
ูููู
ู. ููุง ุนูุจูุงุฏููู ! ูููููููู
ู ุนูุงุฑู ุฅููุงูู ู
ููู ููุณูููุชููู ุ ููุงุณูุชูููุณูููููููู ุฃูููุณูููู
ู. ููุง ุนูุจูุงุฏููู ! ุฅููููููู
ู ุชููุฎูุทูุฆููููู ุจูุงูููููููู ููุงููููููุงุฑู ุ ููุฃูููุง ุฃูุบูููุฑู ุงูุฐููููููุจู ุฌููู
ูููุนูุง ุ ููุงุณูุชูุบูููุฑูููููููู ุฃูุบูููุฑู ููููู
ู. ููุง ุนูุจูุงุฏููู ! ุฅููููููู
ู ูููู ุชูุจูููุบูููุง ุถูุฑูููู ููุชูุถูุฑููููููููู ุ ูููููู ุชูุจูููุบูููุง ููููุนููู ููุชูููููุนูููููููู. ููุง ุนูุจูุงุฏููู ! ูููู ุฃูููู ุฃููููููููู
ู ููุขุฎูุฑูููู
ู ููุฅูููุณูููู
ู ููุฌููููููู
ู ููุงููููุง ุนููููู ุฃูุชูููู ููููุจู ุฑูุฌููู ููุงุญูุฏู ู
ูููููู
ู ุ ู
ูุง ุฒูุงุฏู ุฐููููู ููููู ู
ููููููู ุดูููุฆูุง. ููุง ุนูุจูุงุฏููู ! ูููู ุฃูููู ุฃููููููููู
ู ููุขุฎูุฑูููู
ู ููุฅูููุณูููู
ู ููุฌููููููู
ู ููุงููููุง ุนููููู ุฃูููุฌูุฑู ููููุจู ุฑูุฌููู ููุงุญูุฏู ู
ูููููู
ู ุ ู
ูุง ููููุตู ุฐููููู ู
ููู ู
ููููููู ุดูููุฆูุง. ููุง ุนูุจูุงุฏููู ! ูููู ุฃูููู ุฃููููููููู
ู ููุขุฎูุฑูููู
ู ููุฅูููุณูููู
ู ููุฌููููููู
ู ููุงู
ูููุง ููููู ุตูุนูููุฏู ููุงุญูุฏู ููุณูุฃูููููููููู ููุฃูุนูุทูููุชู ููููู ููุงุญูุฏู ู
ูุณูุฃููููุชููู ุ ู
ูุง ููููุตู ุฐููููู ู
ููู
ูููุง ุนูููุฏููู ุฅููุงูู ููู
ููุง ููููููุตู ุงูููู
ูุฎูููุทู ุฅูุฐูุง ุฃูุฏูุฎููู ุงููุจูุญูุฑู. ููุง ุนูุจูุงุฏููู ! ุฅูููููู
ููุง ูููู ุฃูุนูู
ููุงููููู
ู ุฃูุญูุตูููููุง ููููู
ู ุ ุซูู
ูู ุฃููููููููููู
ู ุฅููููุงููุง ุ ููู
ููู ููุฌูุฏู ุฎูููุฑูุง ุ ููููููุญูู
ูุฏู ุงูููู ุ ููู
ููู ููุฌูุฏู ุบูููุฑู ุฐููููู ุ ูููุงู ููููููู
ูููู ุฅููุงูู ููููุณููู โDari Abu Dzar al-Ghifรขri Radhiyallahu anhu dari Nabi ๏ทบ bah beliau ๏ทบ meriwayatkan firman Allah ๏ทป โWahai hamba-Ku! Sesungguhnya Aku mengharamkan kezhaliman atas diri-Ku dan Aku mengharamkannya di antara kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi. Wahai hamba-Ku! Setiap kalian merasa lapar kecuali orang yang Aku beri makan, maka mintalah makanan kepada-Ku niscaya Aku beri kalian makan. Wahai hamba-Ku! Setiap kalian telanjang kecuali orang yang Aku beri pakaian, maka mintalah pakaian kepada-Ku niscaya Aku akan berikan pakaian kepada kalian. Wahai hamba-Ku! Sesungguhnya kalian selalu berbuat salah dosa di waktu malam dan siang hari, sedang Aku mengampuni seluruh dosa, maka mohon ampunlah kepada-Ku niscaya Aku akan mengampuni dosa kalian. Wahai hamba-Ku! Sesungguhnya kalian tidak akan dapat menimpakan bahaya kepada-Ku sehingga kalian dapat membahayakan-Ku dan kalian tidak akan dapat memberi manfaat kepada-Ku sehingga kalian dapat memberi manfaat kepada-Ku. Wahai hamba-Ku! Seandainya orang pertama dan terakhir dari kalian, manusia dan jin dari kalian, hati mereka semuanya seperti orang yang paling bertakwa diantara kalian, maka semuanya itu tidak akan menambah sedikit pun pada kerajaan-Ku. Wahai hamba-Ku! Seandainya orang pertama dan terakhir dari kalian, manusia dan jin dari kalian, semua seperti hati orang yang paling jahat diantara kalian, maka semuanya itu tidak akan mengurangi sedikit pun dari kerajaan-Ku. Wahai hamba-Ku! Seandainya orang pertama dan terakhir dari kalian, manusia dan jin dari kalian semua berada di satu tanah lapang kemudian setiap dari kalian meminta kepada-Ku lalu Aku memberikan permintaannya itu, maka hal itu tidak mengurangi apa yang ada di sisi-Ku kecuali seperti jarum yang mengurangi air laut jika dimasukkan ke dalamnya. Wahai hamba-Ku! Sesungguhnya itu semua adalah amal-amal kalian yang Aku tulis untuk kalian, kemudian Aku menyempurnakannya untuk kalian. Barangsiapa mendapatkan kebaikan, hendaklah ia memuji Allah ๏ทป, dan barangsiapa mendapatkan selain itu, maka janganlah ia sekali-kali mencela menyalahkan kecuali dirinya sendiri.โ HR. Muslim 2577. 2. Hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhu. ูุงูู ุงูููููู ุชูุจุงุฑููู ูุชูุนุงููู ุฃูุง ุฃุบูููู ุงูุดููุฑููุงุกู ุนููู ุงูุดููุฑูููุ ู
ูู ุนูู
ููู ุนูู
ูููุง ุฃุดูุฑููู ููู ู
ูุนูู ุบูุฑููุ ุชูุฑูููุชููู ูุดูุฑููููู Allah ๏ทป berfirman โAku adalah Dzat yang paling tidak membutuhkan sekutu, maka siapa yang beramal lalu dia persekutukan Aku dengan yang lain dalam amalan tersebut, Aku tinggalkan dia bersama sekutunya.โ HR. Muslim 2985. 3. Hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhu. ููููู ุงูููููู ุชูุนุงููู ุฃูุง ุนูููุฏู ุธูููู ุนูุจูุฏูู ุจูุ ูุฃูุง ู
ุนูู ุฅุฐุง ุฐูููุฑููููุ ูุฅูู ุฐูููุฑูููู ูู ููููุณููู ุฐูููุฑูุชููู ูู ููููุณููุ ูุฅูู ุฐูููุฑูููู ูู ู
ูููุฅู ุฐูููุฑูุชููู ูู ู
ูููุฅู ุฎูููุฑู ู
ููู
ูุ ูุฅูู ุชูููุฑููุจู ุฅููููู ุจุดูุจูุฑู ุชูููุฑููุจูุชู ุฅูููููู ุฐูุฑุงุนูุงุ ูุฅูู ุชูููุฑููุจู ุฅููููู ุฐูุฑุงุนูุง ุชูููุฑููุจูุชู ุฅูููููู ุจุงุนูุงุ ูุฅูู ุฃุชุงููู ููู
ูุดูู ุฃุชูููุชููู ููุฑูููููุฉู Allah ๏ทป berfirman โAku sesuai dengan prasangka hambaKu terhadapKu, dan Aku selalu bersamanya saat ia mengingatKu, jika ia mengingatKu tatkala sendiri maka Aku akan mengingatnya dalam diriKu, jika ia mengingatku dikeramaian maka Aku mengingatnya di keramaian yang lebih baik daripada itu kumpulan malaikat. Jika ia mendekat kepadaKu sejengkal, maka Aku akan mendekat kepadaNya sehasta, jika ia mendekat kepadaKu sehasta, maka Aku akan mendekat kepadanya sedepa, jika mendatangiku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya deng berlari.โโ HR. Bukhari 7405. BACA JUGA Derajat Hadits Pembukaan Konstantinopel dan Sultan Al Fatih Hadits Palsu Wudhu Dapat Mencegah Corona? Hukum Menyebarkan Hadits yang Tidak Jelas Sumbernya C. Perbedaan hadits qudsi dan al quran Apabila alquran dan hadits qudsi sama โ sama disandarkan kepada Allah ๏ทป, lalu apa perbedaan diantara keduanya? Para ulama berbeda pendapat dalam hal ini menjadi dua pendapat Pendapat pertama mengatakan alquran adalah kabar yang maknanya datang dari Allah ๏ทป, sedangkan lafazhnya berasal dari nabi Muhammad ๏ทบ. Pendapat kedua mengatakan alquran dan hadits qudsi sama โ sama lafazh dan maknanya berasal dari Allah ๏ทป, adapun perbedaanya adalah hadits qudsi tidak memiliki keutamaan al โ quran, seperti mukjizat, adanya pahala disetiap huruf yang dibaca, tidak boleh disentuh dalam keadaan tidak suci. lihat qawaโidu tahdits hal. 66. Wallahu aโlam, kami pribadi lebih condong kepada pendapat kedua yang mengatakan al-quran dan hadits qudsi lafazh dan maknanya berasal dari Allah ๏ทป, hanya saja hadits qudsi tidak memiliki keutamaan yang dimiliki alquran. Alasannya adalah karena rasulullah ๏ทบ dengan jelas menyandarkan kabar tersebut kepada Allah ๏ทป, dengan perkataan โAllah ๏ทป berfirmanโ, yang menunjukkan bahwa memang lafazh tersebut berasal dari Allah ๏ทป. Jikalau tidak demikian maka tidak ada faedah dari penyandaran rasulullah ๏ทบ kepada Allah ๏ทป dalam hadits tersebut dan tidak akan ada perbedaan antara hadits qudsi dan hadits nabi ๏ทบ lainnya. Lihat qawaโidu tahdits hal. 67. Wallahu aโlam. Dijawab dengan ringkas oleh Ustadz Muhammad Ihsan ุญูุธู ุงููู Senin, 24 Shafar 1442 H / 12 Oktober 2020 M Ustadz Muhammad Ihsan ุญูุธู ุงููู ุชุนุงูู Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafiโi Jember ilmu hadits, Dewan konsultasi Bimbingan Islam Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Muhammad Ihsan ุญูุธู ุงููู ุชุนุงูู klik disini
ุงูุญุฏูุซ ุงููุฏุณู Hadits Qudsi A. Pengertian Hadits Qudsi Hadits itu identik dengan Rasulullah Saw. Sementara qudsi itu merujuk pada Dzat Allah Yang Maha Suci. Karena qudsi artinya suci, dan yang benar-benar suci hanya Allah Swt. Hadits Qudsi adalah firman Allah, tapi dengan susunan redaksi dari Rasulullah. Maknanya dari Allah, tapi lafaznya dari Rasulullah. Jadi hadits qudsi itu merupakan firman Allah, tapi masuk dalam himpunan kitab hadits, bukan al-Qurโan. Para ulama mendefinisikan hadits qudsi sebagai berikut ุงูุญุฏูุซ ุงููุฏุณูู ูู ู
ุง ุฑูุงู ุงููุจู ุนููู ุงูุตูุงุฉ ูุงูุณูุงู
ุนู ุงููู ุนุฒู ูุฌู โHadits Qudsi yaitu semua informasi yang disampaikan oleh Rasulullah Saw. dari Allah Azza wa Jalla.โ *** B. Contoh Hadits Qudsi Berikut ini kami sampaikan beberapa contoh hadits qudsi 1. Contoh hadits qudsi yang shahih ุนููู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉู ููุงูู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
ุฅูููู ุงูููููู ููููููู ุฃูููุง ุนูููุฏู ุธูููู ุนูุจูุฏูู ุจูู ููุฃูููุง ู
ูุนููู ุฅูุฐูุง ุฏูุนูุงููู Dari Abu Hurairah, ia berkata Rasulullah Saw. bersabda Allah berfirman โAku sesuai persangkaan hamba-Ku. Dan aku bersamanya, bila dia berdoa pada-Ku.โ HR. Muslim * 2. Contoh hadits qudsi yang shahih ุนููู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉู ุฑุถู ุงููู ุนูู ุนููู ุงููููุจูููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
ููุงูู ููุงูู ุงูููููู ุฃูุนูุฏูุฏูุชู ููุนูุจูุงุฏูู ุงูุตููุงููุญูููู ู
ูุง ูุงู ุนููููู ุฑูุฃูุชูุ ูููุงู ุฃูุฐููู ุณูู
ูุนูุชูุ ูููุงู ุฎูุทูุฑู ุนูููู ููููุจู ุจูุดูุฑู Dari Abu Hurairah ra. Dari Nabi Muhammad Saw. beliau bersabda Allah berfirman โAku siapkan bagi hamba-hamba-Ku yang shaleh apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, yang tidak pernah didengar oleh telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia.โ HR. Bukhari. * 3. Contoh hadits qudsi yang shahih ุนููู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉู ุนููู ุงููููุจูููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
ููุงูู ุฅูููู ุงูููููู ุชูุนูุงููู ููููููู ููุง ุงุจููู ุขุฏูู
ู ุชูููุฑููุบู ููุนูุจูุงุฏูุชูู ุฃูู
ููุฃู ุตูุฏูุฑููู ุบูููู ููุฃูุณูุฏูู ููููุฑููู ููุฅููุงูู ุชูููุนููู ู
ููุฃูุชู ููุฏููููู ุดูุบููุงู ููููู
ู ุฃูุณูุฏูู ููููุฑููู Dari Abu Hurairah, Dari Nabi Muhammad Saw. beliau bersabda Allah Taโala berfirman โWahai anak Adam, habiskanlah waktu dan tenagamu untuk beribadah pada-Ku. Niscaya aku penuhi dadamu dengan kecukupan dan aku penuhi seluruh kebutuhanmu. Bila tidak engkau lakukan, maka akan Aku penuhi dirimu dengan kesibukan, dan Aku tidak akan memenuhi kebutuhanmu.โ HR. Tirmidzi * 4. Contoh hadits qudsi yang dhaโif ุนููู ุฃูุจูู ุฃูู
ูุงู
ูุฉู ุฑูุถููู ุงูููู ุชูุนูุงููู ุนููููู ููุงููู ุงูููููู ุชูุนูุงููู ุฃูุญูุจูู ู
ูุง ุชูุนูุจููุฏูููู ุนูุจูุฏูู ุฅูููู ุงููููุตูุญู ููู Dari Abu Umamah radhiyallahu anhu, dia berkata Allah Taโala berfirman โIbadah yang paling Aku cintai dari hamba-Ku adalah nasihat untuk-Ku.โ HR. Ahmad *** C. Perbedaan Hadits Qudsi dan al-Qurโan Terdapat beberapa perbedaan antara hadits qudsi dan al-Qurโan. Yaitu 1. Al-Qurโan itu, makna dan redaksinya dari Allah. Hadits qudsi, maknanya dari Allah, redaksinya dari Rasulullah Saw. 2. Al-Qurโan merupakan mukjizat. Hadits qudsi bukan mukjizat. 3. Al-Qurโan diriwayatkan secara mutawatir. Hadits qudsi ada yang mutawatir dan ada yang ahad. 4. Membaca al-Qurโan merupakan ibadah mahdhah, sehingga disunnahkan untuk membacanya dalam keadaan punya wudhu. Membaca hadits qudsi bukan merupakan ibadah mahdhah, sehingga tidak ada ketentuan khusus untuk membacanya. Itulah beberapa perbedaan antara al-Qurโan dan hadits qudsi. *** D. Perbedaan Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi Hadits qudsi merupakan bagian dari hadits. Bukan bagian dari al-Qurโan. Namanya saja hadits, tapi qudsi. Kata hadits dinisbahkan pada Nabi. Kata qudsi dinisbahkan pada Allah. Karena hadits, meskipun qudsi, maka ada yang shahih dan ada yang dhaโif. Perbedaannya Hadits Qudsi merupakan firman Allah. Sedangkan Hadits Nabawi merupakan sabda Rasulullah Saw. *** E. Kedudukan Hadits Qudsi Berdasarkan penjelasan di atas, maka bisa dikatakan, bahwa hadits qudsi itu lebih mulia daripada hadits biasa hadits nabawi. Namun hadits qudsi kedudukannya berada di bawah ayat-ayat al-Qurโan. Karena al-Qurโan itu mukjizat, sementara hadits qudsi bukan mukjizat. Silakan baca pula Hadits Pengertian dan Beberapa Pertanyaan *** F. Status Hadits Qudsi Belum Tentu Shahih Karena dinisbahkan kepada Allah, banyak orang mengira bahwa hadits qudsi itu pasti shahih. Namun anggapan demikian adalah tidak benar. Tidak semua hadits qudsi itu shahih. Jadi ada hadits qudsi yang shahih dan ada hadits qudsi yang dhaโif. Untuk menentukan apakah sebuah hadits itu shahih atau dhaโif, kita harus kembali kepada pengertian hadits shahih, yaitu โ Sanadnya bersambung. โ Semua perawinya adil. โ Semua perawinya dhabith. โ Tidak mengandung syadz. โ Tidak mengandung illah. *** G. Jumlah Hadits Qudsi Jumlah hadits qudsi itu tidak terlalu banyak. Hanya sekitar 200 hadits. Dibandingkan hadits nabawi, tentu sangat sedikit. Karena hadits nawabi ada sekitar satu juta. *** H. Kitab Hadits Qudsi Ada beberapa kitab yang secara khusus berisi hadits-hadits qudsi, di antaranya Ahadits Qudsiyah Arbaโiniyah, disusun oleh Syeikh Ali bin Sulthan Muhammad Abu Hasan Nuruddin Mula Harawi Qari wafat tahun 1014 H. Ittihaf Sunniyah bi Ahadits Qudsiyah, disusun oleh Syeikh Zainuddin Muhammad bin Taj Arifin bin Ali Manawi Qahiri wafat tahun 1031 H. Shahih Musnad min Ahadits Qudsiyah, disusun oleh Syeikh Abu Abdillah Musthafa bin Adawi Syalbayah Misri. Semua kitab tersebut tersedia dalam software kitab Maktabah Syamilah. Ketiga kitab itu sangat bagus, dan sudah ditata sesuai temanya masing-masing. *** Penutup Dari penjelasan di atas, kita bisa mengambil beberapa kesimpulan sebagai berikut Hadits qudsi adalah firman Allah, namun tidak termasuk dalam himpunan ayat-ayat al-Qurโan. Karena maknanya dari Allah, lafaznya dari Rasulullah. Hadits qudsi itu ada yang mutawatir, ada yang shahih, dhaโif, bahkan palsu. Sama dengan hadits pada umumnya yang juga demikian. Meskipun firman Allah, hadits qudsi bukan mukjizat. Karena dia hadits, bukan al-Qurโan. Hadits qudsi tidak boleh digunakan sebagai pengganti ayat-ayat al-Qurโan dalam shalat. Hadits qudsi bisa kita peroleh dalam kitab-kitab hadits. Demikian penjelasan ini kami sampaikan, semoga ada manfaatnya bagi kita semua. _______________________________ Sumber bacaan Kitab Mabahits fi Ulumil Hadits, Syeikh Mannaโ al-Qatthan, rahimahullah. Kitab Taisir Musthalah al-Hadits, Syeikh Mahmud ath-Thahhan, rahimahullah. Artikel Taโrif al-Hadits al-Qudsi,
hadits qudsi yang menggetarkan jiwa